SINTANG, KALBAR– Dalam rangka menjaga stabilitas dan ketertiban menjelang Pemilihan Umum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kabupaten Sintang tengah aktif melakukan pendataan potensi konflik di berbagai wilayah. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menimbulkan ketegangan selama proses pemilihan.
Kepala Badan Kesbangpol Sintang, Kusnidar menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan pemilihan umum yang damai dan adil. Pendataan potensi konflik diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan untuk mendukung upaya pencegahan dan menjamin keamanan selama periode krusial ini menjelang Pemilihan Umum.
“Kita bersyukur di Sintang ini dalam keadaan damai namum kita tetap mendata potensi konflik apa saja yang mungkin terjadi di Kabupaten Sintang. Upaya ini kami lakukan sehingga ketika ada terjadi konflik kita tidak kaget dan sudah siap dengan solusi penyelesaian dan penanggulangannya,” ujar Kusnidar Kamis 16 November 2023.
Pihaknya juga telah melakukan survei intensif untuk memetakan dinamika sosial, memperhatikan area-area yang memiliki riwayat konflik politik, serta mengidentifikasi potensi sengketa yang mungkin timbul. Pendekatan ini diarahkan untuk merinci potensi ketegangan dan menyusun strategi pre-emptive yang dapat diimplementasikan oleh aparat keamanan.
“Kami sudah mencatat dan menganalisa tantangan dinamika dan aspek kerawanan Pemilu 2024,” ujarnya.
Menurut Kusnidar menciptakan pemilu yang aman dan damai merupakan tanggung jawab kita bersama. Pihaknya bersama aparat keamanan masyarakat dan peserta pemilu sudah sepakat untuk saling menjaga situasi di Kabupaten Sintang tetap kondusif.
“Kita juga sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghandle adanya masalah pada pra pemilu, tahapan inti, bahkan pasca pemilu,” bebernya.
Kusnidar. berharap pelaksanaan Pemilu 2024 dapat terlaksana dengan aman dan damai sesuai dengan harapan bersama. Pelaksanaan pemilu memang rentan terjadi konflik.
“Maka saat ini mendata potensi konflik kita gencarkan untuk dalam rangka antisipasi dan solusinya sejak dini,” pungkasnya.