Forum Pembauran Kebangsaan Pemersatu Keberagaman Suku di Kabupaten Sintang

oleh

SINTANG, KALBAR- Bupati Sintang, H. Jarot Winarno, meresmikan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang periode 2023-2025 di Pendopo Bupati Sintang pada Rabu, 6 Desember 2023.

Susunan kepengurusan dipimpin oleh Agustinus Hata sebagai Ketua, Syarni Sahal sebagai Sekretaris, Benedikta Dinar sebagai Bendahara, dan diisi oleh anggota pengurus dari 18 suku yang berbeda di Kabupaten Sintang.

Kusnidar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, menyampaikan bahwa proses pembentukan forum ini memakan waktu cukup lama karena adanya pengurus lama yang tidak aktif. Namun, ia menegaskan pentingnya susunan pengurus yang terdiri dari tokoh-tokoh yang masih aktif di komunitas suku yang diwakilinya.

“Forum ini merupakan perpanjangan tangan Pemkab Sintang sebagai pemersatu keberagaman suku di Kabupaten Sintang. Kami berharap forum ini mampu menjaga kebersamaan antar suku yang ada di sini. Perbedaan adalah kekayaan kita, dan harmonisasi yang sudah berjalan perlu pembinaan dan komunikasi berkelanjutan,” ungkap Kusnidar.

Menurutnya, Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang dapat menjadi sarana komunikasi perwakilan suku baik dalam keadaan normal maupun saat ada potensi konflik. Ia juga mendorong pengurus untuk memperkuat komunikasi antar suku dan kelompoknya, serta memanfaatkan organisasi sukunya sebagai wadah saling berkomunikasi.

Pemilihan Agustinus Hata sebagai Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Sintang disambut positif oleh Kusnidar. Hata, yang pernah menjabat Kaban Kesbangpol Sintang, dikenal sebagai sosok berpengalaman dan kooperatif dalam berkomunikasi dengan semua suku di Kabupaten Sintang.

“Forum ini menjadi harapan besar kami untuk menjaga Kabupaten Sintang tetap harmonis dan damai. Saat ada persoalan terkait suku atau keyakinan, mari manfaatkan forum pembauran kebangsaan ini serta FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) untuk mencari solusi terbaik. Sehingga Sintang tetap aman dan harmonis,” harap Kusnidar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *