SINTANG, KALBAR- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Edy Susanto, mengatakan pihaknya melakukan penambahan tenaga packing surat suara guna mengatasi kekurangan di bagian packing. Sebanyak 50 tenaga dari penyelenggara tingkat PPK, PPS, telah ditambahkan untuk memastikan kelancaran proses packing yang sedang berlangsung.
Edy Susanto menyatakan bahwa penambahan tenaga ini menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi kekurangan di bagian packing surat suara. “Kami merasa perlu menambah personel sekitar 50 orang hari ini untuk membantu KPU. Mereka diambil dari tenaga tingkat PPK dan PPS, yang sudah bekerja hingga proses penyortiran dan pelipatan selesai,” ungkap Edy Susanto, pada Jumat, 5 Januari 2024.
Menurut Edy, awalnya KPU Sintang telah memperkirakan cukup tenaga untuk proses pelipatan, namun kendala muncul di tengah perjalanan.
“Tempat sortir lipat dan gudang terpisah sehingga tenaga kurang, harus kami tambah. Alternatif lain sudah kami siapkan, mengambil dari badan adhoc PPK, PPS, bahkan calon PPS sesuai arahan dari tingkat provinsi,” tambahnya.
Proses penyortiran dan pelipatan surat suara masih berlangsung, diperkirakan akan memakan waktu empat atau lima hari ke depan. Edy optimis bahwa pada tanggal 9 Januari, proses tersebut akan selesai. “Kami harus melaporkan kepada pihak KPU provinsi terkait surat suara yang rusak pada 10 Januari,” jelasnya.
Edy juga menginformasikan bahwa sekitar 3 ribu surat suara mengalami kerusakan di bagian lipatan, terutama karena ketebalan bahan. Meskipun kerusakan tidak besar, KPU Sintang akan melaporkan kondisi ini kepada pihak provinsi dan pusat untuk evaluasi keamanan surat suara. Terkait kerusakan, pihaknya juga berencana untuk berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Dengan penambahan tenaga packing, KPU Sintang berharap dapat memastikan kelancaran dan keamanan proses pemilihan umum di wilayah tersebut.