SINTANG, KALBAR- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang akan menggelar debat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Sintang 2024.
Acara debat ini dijadwalkan berlangsung pada 16 November 2024, bertempat di Hotel My Home, Sintang.
Ketua KPU Sintang, Edy Susanto, mengatakan debat ini menjadi bagian penting dalam rangkaian tahapan kampanye yang dilaksanakan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 mendatang.
Edy mengatakan bahwa debat Paslon ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui lebih dalam mengenai profil, visi, misi, serta program kerja yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon.
“Debat ini merupakan salah satu sarana penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait pasangan calon. Ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi pemilih dalam menentukan pilihannya pada Pilkada nanti,” ujar Edy di KPU Sintang, Senin 4 Oktober 2024.
Sebagai informasi, masa kampanye Pilkada Sintang 2024 dimulai sejak 27 Oktober dan akan berakhir pada 23 November 2024. KPU Sintang sendiri hanya menggelar satu kali debat antara Paslon.
Menurut Edy debat tersebut akan menjadi kesempatan emas bagi para calon untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai isu penting yang dihadapi Kabupaten Sintang. Edy berharap agar masing-masing Paslon dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Kami harap Pasangan Calon bisa memaksimalkan kesempatan ini untuk menyampaikan program-program mereka dengan jelas dan meyakinkan kepada masyarakat. Ini adalah momen yang sangat penting untuk mereka,” ungkap Edy.
“Harapan kita debat ini dapat menjadi ajang yang memperkaya informasi bagi para pemilih. Masyarakat pemilih bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang calon pemimpin yang akan mereka pilih pada Pilkada 2024,” tambahnya.
Debat Paslon ini, kata Edy akan disiarkan secara langsung melalui media televisi lokal Ruai TV, serta dapat disaksikan secara online di kanal YouTube resmi KPU Kabupaten Sintang. Hal ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemilih, terutama mereka yang tidak dapat hadir langsung di lokasi debat.
“Selain itu juga akan disiarkan di RRI, serta siaran ulang di TVRI dan Pontianak Televisi,” ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan kapasitas ruangan di Hotel My Home, KPU Sintang mengungkapkan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan jumlah undangan yang akan diberikan kepada Tim Sukses Paslon serta pihak-pihak lain yang akan hadir dalam acara debat.
“Saat ini kami belum memperhitungkan secara pasti berapa banyak Tim Sukses masing-masing Paslon yang dapat masuk ke dalam ruangan. Kami akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini,” jelas Edy.
KPU Sintang berencana mengundang berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), serta para awak media untuk turut hadir dalam debat tersebut.
“Intinya jumlah undangan akan disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang ada untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban acara,” pungkasnya.